home

Rabu, 06 Juni 2012

Keraton Yogyakarta


Keraton Yogyakarta
LETAK
Keraton Yogyakarta berada di pusat kota Yogyakarta, dengan halaman depan adalah Alun-alun Utara dan halaman belakang adalah Alun-alun Selatan.
Lokasi Keraton Yogyakarta yang terletak di pusat Kota Yogyakarta, menjadikan akses menuju keraton ini sangat mudah dicapai. Selain dapat menggunakan kendaraan pribadi, Keraton juga bisa diakses sebagian besar angkutan umum yang melintas di Kota Yogyakarta.

HARGA TIKET MASUK
Tiket masuk ke bagian depan Keraton, yaitu Pagelaran, Siti Hinggil, dan sekitarnya adalah Rp. 5.000,00 sedangkan tiket masuk untuk bagian dalam Keraton melalui Keben adalah sebesar Rp. 7.000,00.

ARSITEKTUR
Keraton Yogyakarta mulai didirikan oleh Sultan Hamengku Buwono I beberapa bulan pasca Perjanjian Giyanti pada tahun 1755. Lokasi keraton ini konon adalah bekas sebuah pesanggarahan[2] yang bernama Garjitawati. Pesanggrahan ini digunakan untuk istirahat iring-iringan jenazah raja-raja Mataram (Kartasura dan Surakarta) yang akan dimakamkan di Imogiri. Versi lain menyebutkan lokasi keraton merupakan sebuah mata air, Umbul Pacethokan, yang ada di tengah hutan Beringan. Sebelum menempati Keraton Yogyakarta, Sultan Hamengku Buwono I berdiam di Pesanggrahan Ambar Ketawang yang sekarang termasuk wilayah Kecamatan Gamping Kabupaten Sleman.

Secara fisik istana para Sultan Yogyakarta memiliki tujuh kompleks inti yaitu Siti Hinggil Ler (Balairung Utara), Kamandhungan Ler (Kamandhungan Utara), Sri Manganti, Kedhaton, Kamagangan, Kamandhungan Kidul (Kamandhungan Selatan), dan Siti Hinggil Kidul (Balairung Selatan)[4][5]. Selain itu Keraton Yogyakarta memiliki berbagai warisan budaya baik yang berbentuk upacara maupun benda-benda kuno dan bersejarah. Di sisi lain, Keraton Yogyakarta juga merupakan suatu lembaga adat lengkap dengan pemangku adatnya. Oleh karenanya tidaklah mengherankan jika nilai-nilai filosofi begitu pula mitologi menyelubungi Keraton Yogyakarta. Dan untuk itulah pada tahun 1995 Komplek Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat dicalonkan untuk menjadi salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO.

FASILITAS
Di sini bersebelahan dengan alun alun utara yang disekitarnya terdapat berbagai makanan.

 http://yogyes.com
Http://kotajogja.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar