Taman Sari
Letak
Tamansari tidak jauh dari Keraton Yogyakarta yaitu hanya sekitar 300 meter
disebelah barat keratin (Tamansari terletak di lingkungan Keraton Yogyakarta,
tepatnya di arah barat-selatan Keraton atau di sebelah selatan Pasar Ngasem. Secara
administratif, Tamansari terletak di Kampung Taman, Kecamatan Keraton Kota
Yogyakarta).
HARGA TIKET MASUK
Tiket masuk ke Tamansari sebesar Rp 3.000,-
dan jika wisatwan membawa kamera, maka dikenakan biaya pengambilan gambar
sebesar Rp 1.000,-
Bagi pengunjung yang ingin mengetahui makna,
kegunaan tiap-tiap bangunan dan sejarah Tamansari, disediakan banyak pemandu
wisata yang siap memberikan penjelasan. Tarif bagi pemandu wisata bergantung
pada kesepakatan, berkisar antara Rp 25.000,- sampai Rp. 50.000,-
ARSITEKTUR
Tamansari dibangun pada masa pemerintahan Sri
Sultan Hamengkubuwono I tahun 1758. Objek utama dari Tamansari ini adalah kolam
air yang dikelilingi benteng setinggi 6 meter seiring fungsinya pada masa
pembangunanya yaitu sebagai kolam pemandian para istri- istri Sri Sultan
Hamengkubuwono I. Konon pada masa itu Tamansari digunakan Sultan untuk melihat
para istrinyanya ketika sedang mandi. Untuk itu disana ada tempat seperti
menara yang dibuat tinggi sebagai tempat untuk mengamati para istrinya yang
sedang mandi tersebut.
Sebelum gerbang masuk tamansari ada gambar
yang menunjukkan tata letak tamansari pada masa dahulu. Dari situ bisa kulihat
bahwa disekitar tempat tersebut dulunya terdapat kebun buah- buahan yang
mengelilinginya sehingga Sultan dapat memetik buah setiap saat. Diantara kebun
buah- buahan tersebut adalah semangka, nanas, mangga, dll. Konon mereka yang
tinggal disana adalah para kerabat abdi dalem keraton yang telah turun temurun
sehingga semakin banyak saja jumlahnya.
Ada dapur dengan konstruksi kuno, serta
masjid bawah tanah yang cukup unik. Masjid bawah tanah ini terdiri atas dua
lantai berbentuk bulat dengan rongga- rongga jendela di bagian luarnya. Ada
sebuah kolam kecil berbentuk bulat di tengah masjid serta tangga yang melintang
diatasnya sehingga cukup anggun serta memiliki nilai citarasa seni yang tinggi.
Selain itu ada juga terowongan dimana ada salah satu bagian disana yang
dipercaya masyarakat sebagai jalan pintas Sultan menuju laut selatan. Disisi
utara dari terowongan ini ada sebuah bangunan kuno yang masih merupakan bagian
dari Tamansari juga yaitu bebentuk seperti bangunan bertingkat dengan tempat
datar diatasnya. Dari atas sini aku bisa menyaksikan keindahan sekitar karena
memang bangunan ini cukup tinggi. Namun sayangnya saat ini kondisinya sudah
hampir rusak karena memang konstruksinya yang sudah kuno juga diperparah dengan
runtuhnya beberapa bagian bangunan ini akibat gempa bumi yang melanda
Yogyakarta tangga 27 mei 2007 silam.
FASILITAS
Terdapat lukisan dan patung-patung wayang
disana. Ada juga souvenir berupa caping yang dilukis dan kaos lucu-lucu.
http://yogyes.com
Http://kotajogja.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar