LETAK
Candi
prambanan terletak persis di perbatasan Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan
Propinsi Jawa Tengah. Letaknya kurang
lebih 17 km ke arah timur dari Kota Yogyakarta. Candi prambanan masuk ke dalam
dua wilayah yakni di Desa Tlogo Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman dan Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten . Koordinat
candi prambanan 7°45’06.96” S dan 110°29’28.20” E (sumber google earth)
HARGA TIKET MASUK
Prambanan buka setiap hari mulai pukul 08.00-17.00 WIB.
Tiket masuk dibedakan antara wisatawan
lokal dengan wisatawan mancanegara. Untuk wisatawan lokal tiket masuk Rp.
8.000,00 sedangkan untuk wisatawan mancanegara tiket masuk sebesar US$ 10.
Harga tiket masuk Candi Prambanan bagi
turis lokal adalah 15.000 (Senin-Jumat) dan 17.500 (Sabtu-Minggu). Sedangkan
untuk turis asing umum adalah 13 US$, sedangkan mahasiswa asing adalah US$ 7
ARSITEKTUR
Kompleks
Candi Prambanan mempunyai 3 halaman, yaitu halaman pertama berdenah bujur
sangkar, merupakan halaman paling suci karena halaman tersebut terdapat 3 candi
utama (Siwa, Wisnu, Brahma), 3 candi perwara, 2 candi apit, 4 candi kelir, 4
candi sudut/patok. Halaman kedua juga berdenah bujur sangkar, letaknya lebih
rendah dari halaman pertama. Pada halaman ini terdapat 224 buah candi perwara
yang disusun atas 4 deret dengan perbandingan jumlah 68, 60, 52, dan 44 candi.
Susunan tersebut membentuk susunan yang konsentris menuju halaman pusat.
Legenda
Ada sebuah
legenda yang selalu diceritakan masyarakat Jawa tentang candi ini. Alkisah,
lelaki bernama Bandung Bondowoso mencintai Roro Jonggrang. Karena tak
mencintai, Jonggrang meminta Bondowoso membuat candi dengan 1000 arca dalam
semalam. Permintaan itu hampir terpenuhi sebelum Jonggrang meminta warga desa
menumbuk padi dan membuat api besar agar terbentuk suasana seperti pagi hari.
Bondowoso yang baru dapat membuat 999 arca kemudian mengutuk Jonggrang menjadi arca
yang ke-1000 karena merasa dicurangi. Oleh banyak kalangan Candi Prambanan
kerap disebut sebagai Candi Loro Jonggrang.
Ditemukan pada
1733, candi Prambanan ini ditemukan oleh CA. Lons seorang
berkebangsaan Belanda. Kemudian pada 1855 Jan Willem IJzerman mulai
membersihkan dan memindahkan beberapa batu dan tanah dari bilik candi. Beberapa
waktu kemudian IsaƤc Groneman melakukan pembongkaran besar-besaran dan
batu-batu candi tersebut ditumpuk secara sembarangan di sepanjang Sungai Opak.
FASILITAS
Disana
terdapat toilet, tempat makan dan berbagai souvenir seperti tas, baju, makanan
khas Yogya, dan di bagian belakang sekitar
Candi terdapat penginapan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar