Pantai Parangkusumo
Parangkusumo,
Parangtritis, Bantul, Yogyakarta, Indonesia 30 km dari pusat kota Yogyakarta
Koordinat
GPS: S8°1'19.5" E110°19'29.4"
HARGA TIKET MASUK
Rp
3000,00
ARSITEKTUR
sebagai
pintu gerbang masuk ke istana laut selatan. Wangi kembang setaman akan segera
tercium ketika melewati deretan penjual bunga yang dengan mudah dijumpai,
berpadu dengan wangi kemenyan yang dibakar sebagai salah satu bahan sesajen.
Sebuah nuansa yang jarang ditemui di pantai lain.
Kesakralan
semakin terasa ketika anda melihat taburan kembang setaman dan serangkaian
sesajen di Batu Cinta yang terletak di dalam Puri Cepuri, tempat Panembahan
senopati bertemu dengan Ratu Kidul dan membuat perjanjian. Senopati kala itu
duduk bertapa di batu yang berukuran lebih besar di sebelah utara sementara
Ratu Kidul menghampiri dan duduk di batu yang lebih kecil di sebelah selatan.
Pertemuan
Senopati dengan Ratu Kidul itu mempunyai rangkaian cerita yang unik dan
berpengaruh terhadap hubungan Kraton Yogyakarta dengan Kraton Bale Sokodhomas
yang dikuasai Ratu Kidul. Semuanya bermula ketika Senopati melakukan tapa ngeli
untuk menyempurnakan kesaktian. Sampai di saat tertentu pertapaan, tiba-tiba di
pantai terjadi badai, pohon-pohon di tepian tercabut akarnya, air laut mendidih
dan ikan-ikan terlempar ke daratan.
Kejadian
itu membuat Ratu Kidul menampakkan diri ke permukaan lautan, menemui Senopati
dan akhirnya jatuh cinta. Senopati mengungkapkan keinginannya agar dapat
memerintah Mataram dan memohon bantuan Ratu Kidul. Sang Ratu akhirnya
menyanggupi permintaan itu dengan syarat Senopati dan seluruh keturunannya mau
menjadi suami Ratu Kidul. Senopati akhirnya setuju dengan syarat perkawinan itu
tidak menghasilkan anak.
Perjanjian
itu membuat Kraton Yogyakarta sebagai salah satu pecahan Mataram memiliki
hubungan erat dengan istana laut selatan. Buktinya adalah dilaksanakannya
upacara labuhan alit setiap tahun sebagai bentuk persembahan. Salah satu bagian
dari prosesi labuhan, yaitu penguburan potongan kuku dan rambut serta pakaian
Sultan berlangsung dalam areal Puri Cepuri.
Tapa
Senopati yang membuahkan hasil juga membuat banyak orang percaya bahwa segala
jenis permintaan akan terkabul bila mau memanjatkan permohonan di dekat Batu
Cinta. Tak heran, ratusan orang tak terbatas kelas dan agama kerap mendatangi
kompleks ini pada hari-hari yang dianggap sakral. Ziarah ke Batu Cinta diyakini
juga dapat membantu melepaskan beban berat yang ada pada diri seseorang dan
menumbuhkan kembali semangat hidup.
FASILITAS
wartel,
toilet, mushola, menara pengawas. Sewa kereta kuda : Rp 20.000,-.tersedia juga jambu biji khas gua selarong,
http://yogyes.com
http://kotajogja.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar